Para korban yang dilarikan ke rumah sakit rata-rata mengalami luka bacok. Pantauan detiksurabaya.com, 6 korban kritis yang dirawat di RSUD Jombang, langsung mendapat perawatan intensif di ruang bedah.
Selain Amin, seorang pria yang belum diketahui identitasnya juga mengalami luka bacok di kepala hingga berlumuran darah.
Menurut dokter jaga IRD RSUD Jombang, dr Dewi Nugraheni, ke-4 dari 6 korban yang dia tangani sudah siuman setelah mendapat perawatan. Ke-4 pria yang ini, rata-rata mengalamai luka bacok di punggung dan tangan.
"Tak hanya benda tajam, mereka kelihatannya juga terkena benda tumpul," katanya saat ditemui detiksurabaya.com di kantornya, Minggu (13/11/2011).
Informasi yang diterima, ke-6 korban tersebut adalah Muhammad Amin dan Deri, warga Karang Pilang, Kupang, Zainul Arifin, warga Kebet, Masdur, warga Mantub serta Salimin, warga Tlogo Agung, Kembangbao.
"Semuanya warga Lamongan. Untuk yang Salimin sudah membaik," pungkasnya.
Penyerangan yang diduga dilakukan oleh salah satu kelompok perguruan silat yang namanya terkenal itu dilakukan saat rombongan pendekar kera sakti melintas usai dari Madiun hendak ke Lamongan. Dan rombongan Kera Sakti sebenarnya juga sudah mendapat pengawalan polisi.
Saat terjadi penyerangan itu, polisi yang mengawal sudah berupaya melerai dengan melepaskan tembakan peringatan. Namun massa penyerang yang berseragam salah satu perguruan silat ini tak mengindahkan.
(gik/gik)











































