Peserta yang mengalami luka segera dilarikan ke RSUD Gambiran Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan.
Dari informasi yang dihimpun, korban meninggal adalah Ribut (17), siswa SMK PGRI 2 Kota Kediri. Ribut meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit.
Menurut penuturan salah seorang korban, truk yang mereka tumpangi diduga mengalami rem blong hingga sopir tak bisa mengendalikan arah kendaraan.
"Tadi kendaraan mati, tapi saat ada jalan turun kendaraan dinyalakan lagi, tapi kendaraan malah oling ke kanan menabrak perkebunan warga menghindari jatuh ke jurang sisi kiri kendaraan," kata Aya, siswa SMK PGRI 2 Kota Kediri, usai mendapat perawatan kepada detiksurabaya.com, Sabtu (12/11/2011).
Sementara itu, Direktur RSUD Gambiran, dr Sentot mengaku pihaknya menerima sebanyak 51 pasien korban laka tersebut.
"Kami menerima pasien sebanyak 51 dan kami berusaha memberikan perawatan semaksimal mungkin." kata dr Sentot.
Sentot memperkirakan korban masih bertambah karena sebagian penumpang luka dibawa ke RS Bayangkara.
Gerak jalan napak tilas gerilya Jendral Sudirman ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Gerak jalan ini sendiri mengambil start Taman Makam Pahlawan Kota Kediri dan finish di Desa Parang Kecamatan Banyakan.
(bdh/bdh)











































