Kemenag Temukan Pelanggaran Kerjasama PT Darus Salam

Gagal Berangkat Haji

Kemenag Temukan Pelanggaran Kerjasama PT Darus Salam

- detikNews
Jumat, 04 Nov 2011 16:06 WIB
Kemenag Temukan Pelanggaran Kerjasama PT Darus Salam
Kediri - Kemenag Kota Kediri menemukan pelanggaran kerjasama antara PT Darus Salam yang gagal memberangkatkan haji Dzikir SBY dengan PT Al-Ihwan Wisata yang berkantor di Jalan Prof DR Satrio No 64 Setiabudi Jakarta Selatan.

Menurut Kasi Haji Kemenag Kota Kediri, pihak Darus Salam dalam dokumennya masih dalam ikatan kerjasama dengan PT Al-Ihwan Wisata untuk mengkoordinir pelaksanaan ibadah umroh dan haji.

Namun dalam kelanjutannya, pihak Darus Salam secara sepihak berpindah kerjasama ke MT Nurul Hayat setelah melihat ada nama-nama pejabat tinggi negara dan Dzikir SBY.

"Keterangan dari Pak Saifudin, Darus Salam beralih ke MT Nurul Hayat karena beranggapan lebih profesional dengan terdapatnya nama-nama pejabat dan jamaah Dzikir SBY," ungkap Muamal saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (04/11/11).

Menurut Muamal, PT Al-Ihwan Wisata bisa menggugat Darus Salam karena telah melanggar kesepakatan kerjasama bisnisnya. Namun, pihak Kemenag Kota Kediri mengkhawatirkan nasib para santri yang ada di Ponpes Modern Darus Salam. Sebab masalah ini bisa mengganggu kondisi pesantren.

"Saya khawatir Darus Salam akan terseret ke ranah pidana, karena Darus Salam menanggung beban ratusan santrinya di pesantren, karena semua biaya pendidikan santri gratis ditanggung Darus Salam," jelas Muamal.

Sebelumnya, puluhan calon jamaah haji VIP Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darus Salam bersama Dzikir SBY, berangkat dari Istana Negara 30 Oktober 2011, gagal berangkat.

Padahal rombongan sudah dilepas keberangkatannya pada hari, Sabtu (30/10/2011) lalu menuju Jakarta dan dilanjutkan ke Makkah. Namun rombongan kembali ke Kediri sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (2/11/2011) dini hari.

(fat/fat)
Berita Terkait