Clurit yang Ada di Dekat Korban Milik Siapa?

Guru Ngaji Tewas Ditembak

Clurit yang Ada di Dekat Korban Milik Siapa?

- detikNews
Selasa, 01 Nov 2011 20:17 WIB
Surabaya - Tim Penyelesaian Kasus (TPK) bentukan Polda Jatim memastikan jika clurit yang ditemukan di dekat jasad Riyadhus Sholihin tidak ditemukan adanya sidik jari korban. Lalu milik siapa clurit itu?

Kombes Pol Coki Manurung, ketua TPK dalam jumpa pers di Mapolda Jatim, Senin (1/11/2011) petang menyatakan, jika clurit tersebut saat ini masih dilakukan pendalaman oleh Labfor Mabes Polri cabang Surabaya dan Ditreskrimum.

"Analisa kita dengan labfor dan Ditreskrimum bahwa korban ini tidak menggunakan clurit untuk melawan pelaku, itu sudah jelas," ujar Coki

Dari analisa sementara menurut Coki, korban tidak mengeluarkan clurit untuk melawan pelaku (Briptu Eko). Karena, kondisi kaca mobil Carry W-1499-NW yang digunakan untuk antar jemput karyawan PT Ecco Indonesia (EI) hanya naik 25 cm.

"Tidak mungkin dia bisa menggunakan clurit itu, itu logika saja. Tapi fakta sementara seperti ini," ungkap pamen tiga melati yang juga menjabat Kapolrestabes Surabaya.

Meski dari keterangan awal yang disampaikan oleh tersangka, guru ngaji itu terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dengan clurit setelah melarikan karena menabrak rekan pelaku, Briptu Widianto.

"Bisa saja dia mengatakan seperti itu. Itu hak tersangka, bisa saja mengatakan bawa apa. Tapi kita sebagai penyidik mengatakan bahwa korban tidak membawa clurit saat malam itu," tegas Coki.

Saat ditanya apakah clurit yang saat ini diamankan sebagai barang bukti terdapat sidik jari milik pelaku, mantan Direskoba Polda Jatim ini belum bisa memastikannya. "Intinya sidik jari masih pendalaman oleh labfor," jelas mantan Kapolres Bojonegoro.

Seperti yang diberitakan, Riyadhus Sholihin tewas ditembak anggota Reskrim Polres Sidoarjo, usai menyerempet seorang polisi Briptu Widiarto di depan GOR Delta Sidoarjo, pada Jumat (28/10/2011) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

(bdh/bdh)
Berita Terkait