Gagal Berangkat Haji, Uang 59 Calhaj Dikembalikan

Gagal Berangkat Haji, Uang 59 Calhaj Dikembalikan

- detikNews
Selasa, 01 Nov 2011 14:58 WIB
Pasuruan - Setelah sempat protes dan ngelurug kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIH) Nurul Anwar Kota Pasuruan, 59 calon jamah haji (Calhaj) akhirnya bisa bernafas lega.

Itu menyusul pihak (KBIH) Nurul Anwar Kota Pasuruan bersedia mengembalikan uang biaya percepatan keberangkatan haji tahun 2011 100 persen.

Puluhan calhaj yang gagal berangkat melalui kuota tambahan tahun 2011 sebagaimana yang dijanjikan KPIH Nurul Anwar sebenarnya sudah terdaftar sebagai calhaj di Depag. Namun karena ingin segera berangkat, mereka menempuh mengajukan percepatan keberangkatan melalui jatah kuota tambahan.

"Biaya percepatan keberangkatan memalui kuota tambahan total sebesar 25 juta, hari ini kita kembalikan seratus persen," kata Rahmatullah Miftahul Huda, Konsultan Haji dan Umroh kepada detiksurabaya.com di gedung KBIH Nurul Anwar, Jl Raya Soekarno Hatta No 126, Kota Pasuruan, Selasa (1/11/2011).

Menurut Rahmatullah, pengembalian uang dilakukan dua tahap, hari ini dan besok untuk menjaga ketertiban. "Kita bagi dua tahap sesuai permintaan polisi," imbuh Rahmat.

"Mereka ini seyogyanya ada yang berangkat tahun 2014, 2016, 2017 dan ada juga yang terdaftar pada tahun 2018," jelas Rahmat.

Pihaknya membantah pemberitaan di beberapa media yang mengatakan ada unsur penipuan. Kegagalan keberangkatan karena murni masalah teknis.

"Tidak ada penipuan, kita sudah bekerjasama dengan Kemenag sampai Kanwil Depag dan mendapat disposisi dari Dirjen. Hanya saja pengajuan kuota tambahan dan nasional sangat banyak mencapai 5000 orang, jadi Dirjen akhirnya tidak mengabulkan," kata Rahmat sambil menunjukan surat-surat bukti.

Sementara salah seorang calhaj, Samsul Rosyid (61) mengatakan puas uangnya sudah dikembalikan. Setelah peristiwa tersebut, warga Kelurahan Krapyak rejo Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan mengaku akan bersabar menunggu keberangkatannya 2014 mendatang.

(fat/fat)
Berita Terkait