Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Efendi Lubis saat dikonfirmasi detiksurabaya.com mengatakan, identitas perempuan tersebut terkuak setelah beberapa ciri-ciri pada tubuh korban berhasil diketahui polisi.
Setelah mengantongi ciri-cirinya, seperti memakai baju merah dan celana abu-abu serta kalung yang liontinnya bertuliskan nama 'Desy', polisi akhirnya mengetahui bahwa korban adalah warga Sidoarjo.
"Berdasarkan penyelidikan dan berkat identitas pada kalungnya, mayat yang ditemukan di sungai Ngrame, Pungging adalah bernama Desy, dengan umur 14 tahun. Dia warga Tenggulungan, Krian Sidoarjo," kata Lubis, Rabu (26/10/2011).
Selain itu, gadis dengan wajah berparas cantik ini juga diketahui masih pelajar. "Dia masih pelajar. Tadi pihak keluarga sudah kita kontak dan mereka membenarkan jika mayat itu bernama Desy," ujarnya.
Sementara itu, mengenai dugaan apakah korban murni tindak kriminal pembunuhan, Lubis belum berani memastikan. Sebab, hasil otopsi dan visum belum selesai hingga sekarang.
"Untuk dugaan korban pembunuhan memang ada. Tapi belum berani memastikannya, sebab visum belum selesai," pungkasnya.
(fat/fat)










































