Dibacok Paman, Keponakan Luka Bersimbah Darah

Dibacok Paman, Keponakan Luka Bersimbah Darah

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 06:31 WIB
Dibacok Paman, Keponakan Luka Bersimbah Darah
Pacitan - Kasus percobaan pembunuhan terjadi di Pacitan. Boniran (45) warga Desa Wonosidi Kecamatan Tulakan mengalami luka bacok cukup serius dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Pelakunya diduga WG (60) yang tak lain paman korban sendiri.

"Korban mengalami luka bacok pada tulang selangka sebelah kiri," kata AKP Endro Wahyudi, Kapolsek Tulakan dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (25/10/2011) dini hari.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, peristiwa penganiayaan berat itu terjadi Selasa (25/10/2011) malam. Saat itu korban tertidur di ruang tamu rumahnya. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku perlahan-lahan masuk rumah.

Diduga korban sempat terjaga saat mengetahui posisi pelaku persis di depannya. Namun cepatnya kejadian membuat korban tak memiliki kesempatan sedikitpun untuk membela diri. Mengetahui korban terbangun, tanpa basa basi pelaku yang membawa senjata tajam langsung melayangkannya ke tubuh korban hingga mengalami luka serius.

Rupanya, peristiwa yang menimbulkan kegaduhan itu mengejutkan anggota keluarga lain. Mendengar suara teriakan, Sumiati (35) berlari menuju ruang tamu disusul kemudian oleh Sarti (40) adik korban. Para perempuan itu pun serta merta menjerit sekuatnya saat mendapati korban terkapar bersimbah darah.

Sadar aksinya ketahuan, pelaku lantas keluar rumah dan kabur. Sedangkan korban dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Pacitan untuk mendapat perawatan. Atas bantuan kepala dusun, kasus tersebut langsung dilaporkan Polsek Tulakan.

"Pelaku masih dalam pengejaran," imbuh Kapolsek.

Hingga kini, motif kejadian yang hampir merenggut nyawa tersebut belum diketahui. Polisi terus mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi.


(fat/fat)
Berita Terkait