"Saya tadi posisinya duduk di depan, sebelahnya sopir. Saat jalan menurun terjal, Sudayat (sopir) teriak remnya blong," kata Sujarwo (36) kepada detiksurabaya.com di Puskesmas Pacet, Minggu (23/10/2011).
Dia menambahkan, saat rem Isuzu Elf bernopol S 7113 AA ini blong, Sudayat membanting setirnya ke kiri. Naas, berniat membenturkan ke pohon nangka, kendaraan yang melaju cukup kencang ini malah melibas pohon ini hingga masuk jurang.
"Saat masuk jurang, kita sudah berusaha menyelamatkan diri. Karena kondisinya dipenuhi kabut," ujar Sujarwo.
Sementara Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Samirin mengatakan, kecelakaan ini diduga kuat disebabkan rem blong. Selain itu, kondisi kendaraan dengan penumpang overload, juga menjadi penyebab kecelakaan.
"Elf itu maksimal penumpang 16 orang, ini ada 24 orang. Sementara medan jalan turunannya sangat curam. Hal ini membuat rem blong," katanya.
Saat ini, sopir Elf, Sudayat dirawat di UGD Puskesmas Pacet. Malam ini jika kondisinya membaik, polisi akan memeriksanya di Mapolres Mojokerto.
"Penetapan tersangka belum. Tapi sopir malam ini akan kita periksa jika kondisinya membaik. Sepertinya kondisi kendaraan juga sudah tua," pungkasnya.
(fat/fat)











































