Korban meninggal adalah Jupri (35), dan istrinya Ngatin (31), serta putranya Tegar berusia 4 tahun. Ketiga warga Dusun Wiloso, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Guna proses penyelidikan, ketiga jenazah dibawa ke Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang guna menjalani otopsi.
Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, Jupri dan anaknya Tegar saat itu mengendarai motor Honda Astrea Grand N 4118 KL untuk mengantar Ngatin kerja di Pabrik Rokok (PR) Gandum.
Ketika melintas di lokasi kejadian Jalan Dusun Kresek, Desa Mulyorejo, Kecamatan Sukun, sebuah truk Fuso L 8437 UB bermuatan asbes melaju dari arah berlawanan dan hendak masuk ke gudang UD Sinar Mas yang berada di sisi kanan.
Pada saat truk yang dikemudikan Kusnan (50), warga Surabaya, berbelok mendekati pintu gerbang gudang, mendadak terbalik ke sisi kiri. Naasnya Jupri yang tengah melaju dari arah selatan (Wagir) menuju utara (Kota Malang) berada dekat dengan bodi truk hingga tertimpa puluhan asbes yang tumpah dari truk.
"Asbesnya tumpah saat terguling hingga pengendara motor itu terguling," kata Kanit Laka Polres Malang Kota Ipda I Gusti Agung Pranata kepada wartawan di lokasi.
I Gusti menambahkan, ketiganya kejadian itu langsung mengakibatkan ketiga korban tewas di lokasi kejadian. "Ketiga tewas di lokasi akibat tertimpa asbes," imbuh Gusti.
Kuat dugaan, lanjut dia, truk fuso itu melebihi tonase yang ditentukan, sehingga terguling ketika berbelok ke arah gudang. "Kini sopir truk masih kita periksa," ujar dia.
(bdh/bdh)











































