Penumpang Bus AKAS Dibius dan Harta Bendanya Dirampok

Penumpang Bus AKAS Dibius dan Harta Bendanya Dirampok

- detikNews
Rabu, 19 Okt 2011 08:16 WIB
Pamekasan - Apes benar nasib Horib (35). Karena tak sadarkan diri, penumpang bus AKAS asal Pamekasan Madura ini, akhirnya diturunkan di depan Masjid Sothok yang berjarak 200 M dari Puskesmas Pademawu.

Horib diturunkan paksa, lantaran karcis yang dibelinya dari Terminal Tawangalun Jember itu tujuan Pamekasan. Lantaran diketahui tak sadarkan diri, akhirnya kondektur bus menurunkan di depan masjid dekat dengan puskesmas agar bisa dirawat secara medis.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP HM Supingi mengatakan, korban diturunkan sekitar pukul 01.00 Rabu (19/10/2011) dinihari tadi. "Melihat korban tak membawa kartu identitas, akhirnya petugas piket puskesmas mengontak polisi," jelas HM Supingi, Rabu (19/10/2011).

Saat korban diterima petugas puskesmas, korban masih dalam kondisi tak sadar. "Setelah dirawat selama satu jam, akhirnya paramedis bisa menanyakan namanya. Korban hanya bisa menyebut nama namun masih lupa alamat kampungnya," sambung Supingi.

Kepada paramadis puskesmas, korban yang akhirnya diketahui bernama Horib itu menanyakan tas miliknya. Ternyata tas korban hilang dirampok orang yang memberinya minuman di atas bus.

Menurut korban, tas miliknya itu berisi baju, uang Rp 500 ribu dan ponsel buatan Cina. Karena masih lemah, korban masih dirawat di Puskesmas Pademawu. Polisi masih mendalami kasus pembiusan Horib dan akan meminta keterangan awak bus AKAS yang ditumpangi korban.

"Anggota masih mendalami kasus pembiusan penumpang bus itu," tutup AKP HM Supingi.

(fat/fat)
Berita Terkait