Hal itu dikatakan Kepala Seksi Taman Hutan Raya (Tahura) R Suryo Malang, Gatot Sundoro saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (17/10/2011).
"Api sudah padam. Total lahan yang terbakar menjadi 265 hektar," kata Gatot Sundoro.
Menurut Gatot, lahan-lahan yang terbakar berada di kawasan Gunung Anjasmoro, Blok Bulak, Lembah Kijang, Blok Kembar dan Lereng Arjuna Barat. Api menghanguskan pohon-pohon besar seperti cemara gunung, manis rejo, pakis serta semak-semak tinggi dan ilalang.
"Para petugas saat ini masih bergantian menjaga titik-titik api," sambung Gatot.
Menurut Gatot, pemadaman api dilakukan cara manual yakni dengan cara gebyok mengunakan alat-alat sederhana berupa kayu, besi dan ranting pepohonon.
"Pamhut dibantu puluhan warga Pasuruan yang berada di lereng Arjuna dan petugas Tagana," tandas Gatot.
Sementara Sekretaris Kelompok Tani Tahura (KTT), MH Dardiri mengharapkan kebakaran tidak terjadi lagi karena akan mengancam sumber penghasilan warga. Semua pihak harus memikirkan upaya pencegahan kebakaran.
"Semua pihak harus berpikir untuk mencegah kebakaran. Bagaimanapun juga hutan merupakan sumber kehidupan," kata pria yang akrab di sapa Jhody saat dihubungi terpisah.
(fat/fat)











































