Di Jalan Kartini para pedagang membuka lapak di sepanjang jalan ini dengan menggelar dagangannya di tepi jalan. Para pedagang yang membuka lapak di jalan ini terdiri dari berbagai macam dagangan mulai dari buah hingga pracangan.
Salah seorang pedagang yang membuka lapak di Jalan Kartini, Muhammad Nofur mengatakan, dirinya bersama para pedagang lain terpaksa membuka lapak di Jalan Kartini karena tidak ada tempat lain yang bisa dipakai lagi.
"Kami membuka lapak di sini sudah atas izin pemilik rumah yang jalannya kami tempati," ujar Nofur yang menjual kain dan pakaian ini.
Nofur mengatakan, dirinya tidak berani pindah tempat ke lokasi yang disediakan oleh pemkab, yaitu di Pasar Agrobis Semando Babat karena takut kehilangan pelanggan. Selain itu, para pedagang juga akan terbebani oleh ongkos atau biaya transportasi yang lebih tinggi.
"Di Pasar Agrobis Semando masih sepi dan kami takut tidak laku," ungkapnya.
(fat/fat)











































