Pembongkaran Pasar Babat Diwarnai Kericuhan

Pembongkaran Pasar Babat Diwarnai Kericuhan

- detikNews
Minggu, 16 Okt 2011 12:19 WIB
Pembongkaran Pasar Babat Diwarnai Kericuhan
Lamongan - Pembongkaran Pasar Babat, Lamongan, berlangsung ricuh. Pasalnya, pedagang di dalam pasar berusaha menghalangi ratusan petugas, agar tempat mereka berdagang tidak direlokasi.

Para pedagang ini berusaha menahan alat berat yang digunakan untuk mengeksekusi agar tidak berhasil menghancurkan lapak mereka.

Relokasi pedagang di Pasar Babat ini dilakukan karena akan dibangun menjadi pasar modern. Pedagang menolak direlokasi karena menganggap belum ada kesepakatan antara pedagang dengan pemerintah dan investor mengenai nasib mereka setelah pembangunan pasar modern nanti.

Salah seorang pedagang pasar babat, H Purnomo dengan menggunakan megaphone berusaha meminta pengertian petugas gabungan agar eksekusi dihentikan. "Hentikan eksekusi ini dan kami para pedagang tidak akan berlaku anarkis," kata di tengah-tengah para pedagang, Minggu (16/10/2011).

Selain meminta petugas keamanan agar menghentikan eksekusi, H Purnomo juga meminta agar pedagang tidak bertindak anarkis dan untuk tenang. Sementara, para pedagang yang didominasi oleh kaum perempuan hanya bisa menangis histeris karena eksekusi pembongkaran pasar tetap dilakukan.

Eksekusi yang berlangsung tegang sejak awal ini mengakibatkan seorang anggota Satpol PP Lamongan dilarikan ke rumah sakit karena terkena lemparan air keras ketika suasana sedang gaduh. Sampai saat ini, belum diketahui siapa pelempar air keras ke arah petugas Satpol PP tersebut.

Kepala Satpol PP Lamongan, Sukiman membenarkan kalau salah seorang anggotanya terkena lemparan air keras dan kini dilarikan ke rumah sakit. Anggota Satpol PP yang terkena lemparan air keras tersebut, kata Sukiman adalah Abdurrohman. "Anggota tersebut kini telah dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Dalam eksekusi ini, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah orang yang diduga melakukan tindakan anarkis saat eksekusi berlangsung. Keterangan dari Mapolres Lamongan menyebutkan ada enam orang diamankan polisi.

"Enam orang diamankan karena diduga melakukan tindakan anarkis saat eksekusi pembongkaran pasar babat berlangsung," kata Kasubag Humas Polres Lamongan AKP Gunawan.

Sementara, meski sempat ricuh dan bersitegang antara pedagang dengan petugas keamanan eksekusi pembongkaran Pasar Babat tetap dilanjutkan dengan kawalan ketat petugas keamanan.


(bdh/bdh)
Berita Terkait