Keduanya tewas seketika usai tersambar KA Logawa di perlintasan kelurahan setempat pukul 08.15 WIB, Sabtu (15/10/2011). Saat kejadian, korban sedang berjalan sambil mengendong anaknya tidak mengetahui ada kereta yang melaju kencang dari arah timur.
Kecelakaan pun tidak terhindarkan. Kedua korban tertabrak kereta dan terpental sejauh 100 meter sebelum akhirnya tewas seketika di lokasi kejadian.
"Kedua korban sudah dievakuasi ke Purut (RSUD dr R Sudharsono, Kota Pasuruan, Red.)," kata polisi lalu lintas dari Polresta Pasuruan, Brigadir Alza di lokasi, Sabtu (15/10/2011).
Dari keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian, korban berkunjung ke rumah orang tuanya di sebelah selatan perlintasan. Saat korban akan pulang ke rumahnya sendiri musibah itu terjadi, korban tewas mengenaskan tertabrak kereta.
Sementara hingga saat ini belum diketahui nomor loko dan identitas masinis KA Logawa jurusan Jember-Purwokerto yang menabrak korban.
"Kereta tidak berhenti setelah menabrak, jadi kami belum tahu loko dan masinisnya," jelas Alza.
(fat/fat)










































