"Macannya kelihatan malam hari, sempat dikejar penduduk tapi melarikan diri, pagi harinya beberapa ekor kera terlihat bergelantungan di pepohonan di pinggiran desa," kata Kamto (45), warga Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu, Kota Batu kepada detiksurabaya.com, Sabtu (15/10/2011).
Kebakaran hutan ini juga mengancam kelestarian binatang yang hidup. Selama ini tidak hanya macan dan kera yang hidup di Gunung Panderman, namun juga berbagai jenis burung hidup.
Sementara kebakaran ini tidak hanya merisaukan petugas pemadam kebakaran saja, namun juga merisaukan warga Kota Batu.
Khairudin Asisten Perhutani Pujon-Batu menjelaskan awalnya kebakaran hanya
terlihat di sisi barat, namun kini melebar hingga sisi timur dan selatan.
Berbagai upaya pemadaman sudah dilakukan namun api semakin membesar.
"Medannya berat, kami kesulitan mengendalikan api," terang Khairudin.
(fat/fat)











































