Upaya Pemadaman dengan Bom Air Terkendala Prosedur

Gunung Panderman Terbakar

Upaya Pemadaman dengan Bom Air Terkendala Prosedur

- detikNews
Jumat, 14 Okt 2011 18:25 WIB
Upaya Pemadaman dengan Bom Air Terkendala Prosedur
Surabaya - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Panderman Kota Batu terus meluas. Bahkan lahan yang terbakar meluas hingga 40 hektar. Berbagai upaya pemadan terus dilakukan. Salah satunya dengan bom air.

Sayangnya, upaya pemadaman dengan menggunakan pesawat atau helikopter ini belum bisa dilakukan dalam waktu cepat, karena terkendala prosedur.

"Pak Walikota sudah meminta bantuan pemadaman dengan bom air. Cuma harus sesuai prosedur dan memenuhi syarat," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Jumat (14/10/2011).

Wagub yang biasa disapa Gus Ipul ini mengakui, upaya pemadaman kebakaran yang terjadi sekitar tiga hari ini, sulit dijangkau dan terkendala kondisi geografis.

Meski demkian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Tagana serta masyarakat sekitar kawasan tersebut, berupaya melakukan pencegahan dengan cara manual, agar tidak meluas lagi.

"Sementara ini dilakukan dengan cara manual," tuturnya.

Upaya manual tersebut, diantaranya memutus kobaran api dengan cara membuat sekat atau membabat areal yang belum terbakar.

Kebakaran pepohonan seperti Cemara, Pinus, Akasia dan ilalang setinggi dua meter terjadi pada Rabu (12/10/2011) malam di petak 227 kawasan Gunung Panderman, tepatnya di Dusun Seruk Desa Pesanggarahan Kota Batu. Kemudian pagi harinya berhasil dipadamkan. Menjelang sore, api kembali muncul dan sekarang api melahap sekitar 40 hektar.

Ketika ditanya lebih lanjut, apakah ada unsur kesengajaan dalam kejadian kebaran di kawasan tersebut, orang nomor dua di Pemprov Jatim ini tidak berani memastikannya.

"Saya nggak tahu. Saya nggak berani menyebutkan. Mudah-mudahan tidak disengaja," jelasnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait