Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com di lapangan menyebutkan, bobolnya toko komputer MSC ini baru diketahui Senin (10/10/2011). Saat itu, karyawan toko komputer yang akan membuka tokonya kaget karena pintu depan yang terbuat dari terali besi sudah dalam keadaan terbuka.
Setelah melihat pintu terbuka, karyawan toko tersebut kemudian mencoba masuk ke dalam toko dan mendapati tokonya sudah dalam keadaan acak-acakan.
Pemilik toko komputer, Hardianto mengatakan, setelah mengetahui jika toko tersebut acak-acakan, karyawan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. "Kami masuk toko ternyata toko sudah dalam kondisi acak-acakan," ujarnya kepada wartawan.
Hardianto mengatakan, akibat bobolnya toko komputer ini pihaknya kehilangan 34 laptop berbagai merk dan juga proyektor sebanyak 5 buah. Akibat kejadian ini, kerugian yang dialami Hardianto kurang lebih Rp 150 juta.
"Laptop yang hilang ada puluhan dari berbagai merk dan proyektor," jelasnya.
Saat ini, petugas kepolisian dari Polres Lamongan dan Polsek Kota sedang melakukan penyelidikan dan olah TKP. Toko komputer yang terletak di ruko Lamongan Trade Center dan bersebelahan dengan warnet ini sudah dipasang police line untuk memudahkan olah TKP.
(fat/fat)











































