Selain itu, Golkar Jatim juga menurunkan tim dari Bidang Hukum dan HAM ke Sumenep.
"Kita minta diusut lebih lanjut secara hukum," kata Ketua DPD PG Jatim Martono melalui pesan singkat yang diterima detiksurabaya.com, Jumat (7/10/2011).
Selain meminta polisi mengusut tewasnya RB Moh Ridwan (37) warga Pamolokan Sumenep yang terkena peluru nyasar dan sebuah proyektil bersarang di kepala bagian belakang, Golkar Jatim juga mengorek informasi ke Sumenep, tentang kejadian itu.
"Tim Golkar provinsi dipimpin Mas Sahat Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan Wakil Ketua Partai Golkar Sumenep RB Moh Ridwan (37) saat antre jamu meninggal dunia setelah terkena tembakan. Warga Pamolokan tersebut diduga menjadi korban peluru nyasar saat ada penyergapan pelaku pencurian sepeda motor di Taman Bunga (TB), Jalan Trunojoyo, pukul 21.45 WIB, Kamis (6/10/2011).
(roi/fat)










































