Dapat Kiriman Dari Iran, Mahasiswi Unibraw Panggil Polisi

Dapat Kiriman Dari Iran, Mahasiswi Unibraw Panggil Polisi

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2011 18:55 WIB
Dapat Kiriman Dari Iran, Mahasiswi Unibraw Panggil Polisi
Malang - Pasca kejadian bom di Solo menjadikan masyarakat makin waspada bila menemukan benda asing. Seperti yang dialami Trias Ratnasari (20), mahasiswa Universitas Brawijaya memilih lapor ke polisi setelah menerima sebuah paket pos dari Iran, Selasa (27/9/2011).

Sontak laporan dari mahasiswi asal Bojonegoro ini membuat geger lingkungan tempat tinggal indekos di Jalan Watu Mujur II-3, Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, setelah polisi bersama tim penjinak bom dari Brimobda Ampeldento mendatangi lokasi.

Berawal dari sebuah kiriman menggunakan jasa pos kilat dikirim seseorang untuk Trias sekitar pukul 11.30 WIB. Kiriman paket berupa karung berwarna putih itu pertama kali diterima oleh Kartika Anggara Putri (21), rekan satu kos Trias.

Petugas pos itu kemudian meminta Kartika membubuhkan tanda tangan terima untuk pengiriman paket itu. Kartika tak mencurigai isi dari paket pos itu langsung menaruhnya tepat di depan kamar kos Trias. Baru Selasa petang saat dirinya pulang kembali telah mendapati belasan petugas mendatangi tempat kos milik Muriyat warga Blitar itu.

"Yang terima Mbak Kartika, karena Mbak Trias tidak ada, kemudian ditaruh depan pinti," kata Sutiani (50), penjaga kos dihuni sekitar 36 orang itu saat ditemui wartawan di lokasi.

Ia mengaku, Trias sengaja melaporkan kepada aparat kepolisian terkait pengiriman paket pos, setelah merasa tak mengenal pengirimnya. "Karena tak merasa kenal dan takut, mbak Trias lapor polisi," aku Sutiani seraya membenarkan tertera alamat asal pengirim dari negara Iran.

Kiriman paket misterius itu sontak membuat Trias shock hingga enggan ditemui siapapun. Mahasiswi semester akhir dan telah tinggal selama 6 tahun di tempat kos itu memilih berdiam diri di dalam kamarnya.

"Mbak Trias menangis terus di kamar tak mau keluar, mungkin shock atas kejadian ini," ungkap Sutiani.

Petugas yang mendatangi lokasi kejadian langsung mengevakuasi paket terbungkus karung plastik warna putih itu ke dalam tong pengaman yang dibawa tim penjinak bom, sampai kini belum diketahui pasti isi dari paket tersebut.

"Sudah dievakuasi dan dibawa untuk diurai. Kami belum tahu hasilnya," ujar Kapolsekta Lowokwaru Kompol David Subagyo ditemui terpisah.

(fat/fat)
Berita Terkait