"Saat itu pegawai saya sedang mengoreng kripik menggunakan kompor berbahan baku solar. Kompor itu akhirnya ngebros hingga api cepat berkobar lalu membakar plafon dan merembet ke bagian lainnya. Api sulit diatasi dan cepat menghanguskan rumah saya," kata Ny Mei, istri Hong Kang, pemilik rumah kepada detiksurabaya.com di lokasi Jalan Suwandak 79 Kelurahan Ditotrunan Kecamatan Kota Lumajang.
Api, kata dia, langsung menyambar rumah tanpa bisa menyelamatkan barang-barang berharga. Beruntung pemilik rumah dan 16 pegawainya berhasil menyelamatkan diri.
Satu jam api berhasil dipadamkan oleh satu unit mobil PMK. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sementara pemilik rumah hanya bisa meratapi kondisi rumahnya yang nyaris roboh karena tiang penyangganya sudah hangus.
(fat/fat)











































