Tujuh Kecamatan di Malang Rawan Kekeringan

Tujuh Kecamatan di Malang Rawan Kekeringan

- detikNews
Selasa, 20 Sep 2011 10:52 WIB
Tujuh Kecamatan di Malang Rawan Kekeringan
Malang - Dari 33 kecamatan tersebar di Kabupaten Malang, tujuh kecamatan rawan bencana kekeringan saat musim kemarau.

Direktur Teknik PDAM Kabupaten Malang, Sulasmani mengungkapkan, 7 kecamatan itu adalah Pagak, Poncokusumo, Gedangan, Kalipare, Sumbermanjing Wetan, Singosari dan Tajinan. Di setiap kecamatan, lanjut dia, terbagi menjadi sejumlah titik rawan kekeringan.

"Total 22 titik berada di 7 kecamatan itu," ujar dia ditemui di kantornya Jalan Raya Kebonagung, Selasa (20/9/2011).

Ia menuturkan, di Kecamatan Pagak terdapat 5 titik rawan kekeringan, Kecamatan Gedangan sebanyak 6 titik, Kecamatan Kalipare dan Singosari sebanyak 2 titik, Poncokusumo satu titik yakni di Desa Ngadas, Sumbermanjing Wetan sebanyak 5 titik dan Kecamatan Tajinan 1 titik di Desa Randugading.

Ia mengaku, pihaknya telah menyuplai pasokan air bersih terhadap 7 wilayah itu, sebagai langkah cepat mengatasi masalah air bersih di musim kemarau ini, sekaligus menyalurkan bantuan dari pemerintah propinsi Jatim dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jatim.

"Kita salurkan bantuan ke 22 tempat itu," aku dia.

Upaya lainnya adalah, lanjut dia, membangun sumur baru dengan sistem pengeboran di Kecamatan Pagak tepatnya di Dusun Bandarangin, Desa Sumberejo, sedalam 150 meter yang memiliki debit 5 liter pe detik cukup untuk melayani sekitar 400 pelanggan.

Ia menambahkan, kecamatan masuk dalam wilayah kekeringan itu terbagi menjadi tiga kategori, yakni kekeringan langka terbatas, kekeringan langka dan kekeringan kritis.

Untuk kategori kekeringan langka terbatas adalah ketersediaan air di suatu wilayah hanya 30 hingga 60 liter per harinya, biasanya air itu digunakan untuk kebutuhan minum, masak, cuci alat masak, mandi dengan jarak wilayah menuju sumber mata air kurang dari 1 Km.

Sedangkan kekeringan langka yaitu ketersediaan air mencapai 10 hingga 30 liter per hari, dan hanya cukup untuk minum, masak serta mandi, sedangkan jarak sumber mata air diatas 1 kilometer dari tempat tinggal.

Sementara kategori kekeringan kritis ketersediaan air kurang dari 10 liter per hari, yang hanya cukup untuk minum dan masak dengan jarak tempuh menuju sumber mata air di atas 3 Km dari pemukiman penduduk.

"Dari 22 titik yang rawan kekeringan, sebanyak 18 titik tergolong kategori kekeringan kritis, seperti di Kecamatan Pagak, Gedangan, Kalipare dan Sumbermanjing Wetan," beber dia.

(fat/fat)
Berita Terkait