Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, musibah tersebut bermula saat korban warga RT 01 RW 04 Dusun Nyemono Desa Plumbungan, berangkat melaut. Saat itu, korban tidak sendirian. Ada beberapa temannya yang juga bermata pencaharian sama berjalan beriringan menuju pantai terdekat.
Seperti biasa, sambil berjalan menuju tempat pendaratan perahu, para nelayan asyik ngobrol. Tanpa disadari, mereka melewati jalan setapak yang berada diatas tebing karang. Saat itulah, kaki korban terpeleset sehingga membuatnya hilang keseimbangan. Tubuh korban terpelanting dan jatuh ke laut.
"Tebingnya memang tinggi sekali," kata Kapolsek Kebonagung AKP Wahyudi saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (17/9/2011) siang.
Sebenarnya, lanjut Wahyudi, sejumlah upaya sudah dilakukan untuk mencari keberadaan jasad korban. Hal itu dilakukan dengan menyisir pantai menggunakan perahu. Pencarian juga dibantu nelayan setempat. Hanya saja, hingga saat ini hasilnya masih nihil.
Rencananya, penyisiran juga akan melibatkan Sat Polair dan Tim Penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Terlebih, sulitnya medan serta tingginya gelombang menjadi kendala tersendiri pencarian.
"Kami sudah minta bantuan Sat Polair dan BPBD. Mudah-mudahan secepatnya ditemukan," pungkas kapolsek.
(fat/fat)











































