Wakapolda Jatim Brigjen Edy Sumantri didampingi Kapolres Sidoarjo AKBP Edy Hermanto dan Kapolsek Porong AKP Edy Siswanto, pukul 13.00 WIB, Jumat (16/9/2011) melihat secara langsung longsornya gunungan lumpur yang permukaannya setara dengan elevasi tanggul
Rombongan lalu menghampiri pemandu wisata lumpur dan tukang untuk berhati-hati, melihat kondisi tanggul dan lumpur yang permukaannya sama.
"Mohon hati-hati ya di sekitar sini, karena tanggul dan permukannya sama. Ini pertanda berbahaya, mohon hati-hati," kata Wakapolda kepada beberapa beberapa tukang ojek dan pemandu wisata lumpur di depan Tugu Kuning.
Selain itu Wakapolda juga mendatangi pos pantau BPLS mendengarkan penjelasan terkait longsornya gunungan lumpur. Dia berharap kepada BPLS minta pengamanan tanggul agar tidak membahayakan pengunjung tanggul yang selama ini dijadikan wisata lokal.
"Menurut BPLS setiap hari kurang lebih 10-15 cm tanah di tanggul bergeser," jelas Brigjen Edy Sumantri.
Sementara menurut Kapolsek Porong AKP Edy Siswanto jika kunjungan wakapolda ini demo pengamanan orang-orang yang berwisata di tanggul.
"Tadi wakapolda berharap agar BPLS secara tertulis minta pengamanan ke polisi mengamankan kondisi tanggul karena setiap hari didatani orang-orang untuk berwisata," jelasnya.
(fat/bdh)











































