Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, dr Yuliarto mengatakan, penyakit cacar air atau yang dalam bahasa medisnya disebut varicella ini disebabkan virus yang memang gampang sekali menular.
Pihaknya, kata Yuli, saat ini sudah menerjunkan tim untuk meneliti lebih jauh tentang penyakit cacar air yang mewabah di desa banjarrejo tersebut.
"Hari ini sudah ada tim yang diturunkan kesana," tegasnya ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (14/9/2011).
Yuli menuturkan, hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti berapa jumlah warga yang terkena cacar air. Namun, lanjut Yuli, jika memang jumlah penderita sudah 100 lebih, maka hal itu sudah bisa dikatakan Kejadian Luar Biasa atau KLB cacar air.
"Penyakit ini memang gampang sekali menular, terutama pada anak-anak dan orang-orang yang sebelumnya belum pernah terkena cacar air tetapi juga cepat sekali sembuhnya," terangnya.
Penyebab cacar air, kata Yuli, bisa juga disebabkan oleh musim yang saat ini sedang berlangsung yakni kemarau. Kemarau membawa hawa panas sehingga cacar air bisa menyerang pada anak atau orang yang kadar gizinya sedang turun.
"Untuk yang di Banjarrejo kami belum bisa memastikan apa karena cuaca panas atau memang ada hal-hal lain," ujarnya.
Setelah tim yang diturunkan mengetahui penyebab penyakit cacar air, terang Yuli, pihaknya segera menggelar sejumlah kegiatan untuk mengatasi agar cacar air tersebut tidak bertambah luas.
"Kami akan menggelar pengobatan dan juga penyuluhan agar kejadian ini tidak semakin meluas," pungkas Yuli.
(fat/fat)










































