Sekretaris Desa Banjarrejo, Tohir mengatakan, sampai saat ini sudah tercatat lebih dari 100 warganya yang terserang cacar air ini. Cacar air yang melanda Desa Banjarrejo ini terutama menyerang anak-anak.
"Kebanyakan yang terserang cacar air adalah anak-anak meski ada juga yang menyerang orang dewas," tutur Tohir kepada wartawan di lokasi, Rabu (14/9/2011).
Tohir mengaku penyakit cacar air yang melanda desanya merata terjadi di semua dusun. Desa Banjarrejo sendiri terdiri dari 7 dusun yakni Dusun Banjaran, Balan, Mireng, Naor, Gampeng, Plembon dan Bulakwatu.
"Semua dusun tersebut saat ini sudah terserang cacar air," jelasnya.
Tohir menuturkan jika cacar air yang mewabah di desa diketahui pertama kali terjadi pada awal bulan puasa lalu dan hingga kini semakin banyak warga yang terserang.
"Satu sembuh langsung kemudian disusul ada warga lain yang terserang," katanya.
Sementara pihak perangkat desa sudah melaporkan kejadian ini ke puskesmas terdekat untuk ditindaklanjuti. Sejauh ini, warga yang terkena cacar air sudah diberi obat dan diperiksa bidan desa setempat.
"Penyebab cacar air ini kemungkinan adalah cuaca panas musim kemarau yang sangat menyengat," lanjutnya.
Sedangkan salah seorang warga Desa Banjarrejo yang juga terserang cacar air, Havid mengaku dirinya baru terkena cacar air lebih kurang 2 hari lalu. Akibatnya, Havid yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP ini harus membolos sekolah karena sakit cacar.
(fat/fat)











































