Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com di lokasi menyebutkan, sudah sejak lama gudang berada di bagian belakang pabrik itu menjadi tempat pembuangan limbah bahan baku kayu, serta sebagai tempat memproduksi kerajinan dari bahan baku alumunium, dan hasil produksi setengah jadi.
Puntung rokok yang diduga dibuang sembarangan dengan cepat membakar tumpukan kayu jati yang telah mengering akibat musim kemarau sejak pukul 14.00 WIB.
"Api cepat membakar, dengan kepulan asap tebal," ujar Lardi (43), salah satu pekerja kepada wartawan di lokasi. Setelah melihat tempat kerjanya dilahap si jago merah, Lardi bersama pekerja lain berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
Karena kobaran api semakin membesar, ia kemudian menghubungi pemadam kebakaran serta aparat keamanan. Empat unit mobil PMK dari Pemkab Malang dan PT Bentoel dengan cepat menuju ke lokasi kebakaran guna memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan petugas masih berjibaku untuk menjinakkan api. "Yang terbakar adalah tumpukkan kayu, sisa dari produksi," kata Kapolsek Singosari Kompol Hariyono terpisah.
Hariyono mengaku, belum dapat memastikan penyebab dari kebakaran ini, hanya saja sesuai dengan keterangan sejumlah saksi, api diduga berasal dari puntung rokok. "Ada yang bilang karena kayu mengering, jadi mudah terbakar," aku dia.
Meubel Onyx selama ini memproduksi meubeler berbahan baku kayu jati, alumunium, serta perhiasan batu marmer dengan ornamen unik. Hasil produksi selain melayani pasar lokal juga ekspor. Nani Racle (22), pemilik usaha enggan memberikan keterangan ketika ditanya kejadian itu, karena telah memberikan keterangan kepada petugas.
"Keterangan langsung ke polisi saja mas," ujarnya seraya berlalu.
Sementara sepanjang Lebaran 2011 ini telah terjadi delapan kali kebakaran di wilayah Kabupaten Malang hingga H+7, dari kejadian itu dua orang meninggal dunia, dan kerugian ditaksir ratusan juta.
(bdh/bdh)











































