Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, kejadian tersebut berawal saat Erfin hendak mengantar suaminya ke Stasiun KA Mojokerto untuk balik ke Jakarta sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, Senin (5/9/2011).
Dengan mengendarai motor, Erfin yang dibonceng suaminya, Sulaiman melaju kencang di jalan raya Kintelan Puri. Melihat ada seekor sapi besar yang sedang dituntun pemiliknya hendak menyeberang, motor Sulaiman berusaha mendahului.
Naas, sapi tersebut mendadak menyeruduknya hingga suami istri itu terpental beberapa meter. Akibatnya, pasutri ini mengalai luka di bagian kepala dan pundak.
Melihat kejadian ini, pengguna jalan yang melintas langsung membawanya ke UGD RSI Sakinah Sooko untuk menjalani perawatan intensif. Usai dirawat, Erfin mengalami gagar otak ringan dan Sulaiman mengalami patah tulang pundak.
"Ibu Erfin mengalami gagar otak ringan karena ada darah pada otaknya. Sementara suaminya pundaknya patah tulang. Hingga kini masih belum sadar," kata perawat RSI Sakinah kepada wartawan di ruangan Sunan Bonang, Selasa (6/9/2011).
Sementara itu, menurut keluarga korban, saat itu Sulaiman hendak balik ke Jakarta setelah pulang mudik dengan diantar istrinya ke stasiun. "Itu mau balik ke Jakarta, tapi diseruduk sapi," kata,
Sumarmi (51), ibu orangtua Erfin berharap anaknya diberikan kesembuhan dan bisa pulang ke Jakarta. Sementara Kepolisian Sektor Puri telah mengamankan seekor sapi tersebut dan motor milik korban. "Kita sudah amankan sapi dan motornya, pemilik sapi akan kita mintai keterangan," kata Kapolsek Puri I Komang Wirta.
(gik/gik)










































