Bapak satu anak warga Dusun Galuhan Desa Duwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri yang baru dirawat sekitar 2 hari. Jasad Rofi yang gantung diri itu diketahui oleh Gimin (29), kerabatnya yang bertugas menunggunya.
Namun Rofi sengaja mengecoh Gimin sebelum memilih kendat. Sekitar pukul 03.00 dinihari, saksi diminta oleh Rofi membelikan teh hangat di warung depan rumah sakit. Setelah kembali ternyata keponakannya sudah mengantung menggunakan selendang di penyekat ruang isolasi kamar perawatannya.
"Saya dikecoh," ujar Gimin pada detiksurabaya.com Selasa (6/9/2011) pagi.
Selanjutnya oleh saksi, peristiwa tersebut dilaporkan ke perawat rumah sakit yang sedang piket. Karena takut terjadi permasalahan, pihak rumah sakit lapor ke Polsek Pare.
Beberapa saat kemudian, pihak Kepolisian datang dan segera mengevakuasi korban untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah disimpulkan murni bunuh diri, jenazah Rofi diserahkan kepada keluarganya.
"Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan. Jenazah sudah diserahkan ke keluarga dengan dikuatkan surat pernyataan yang diketahui oleh pihak aparat desa," jelas Kasubag Humas Polres Kediri AKP Muhamad Mansur di lokasi kejadian.
(gik/gik)











































