Selain itu, kendaraan bernopol K 1457 BF yang menutup separuh jalan juga sempat memacetkan arus lalu lintas. "Sejak dari atas memang jalannya sudah kencang. Begitu sampai di tikungan kendaraan tidak terkendali," ujar Heri Trianto, saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi, Senin (5/9/2011)
Heri Trianto yang juga pengemudi itu menyatakan dirinya bermaksud mengangkut batu gamping tak jauh dari lokasi. Saat hendak berpapasan, dirinya melihat minibus naas tersebut mulai oleng.
Puncaknya, saat tiba di turunan tajam disertai tikungan ke kiri, kendaraan warna merah tersebut sempat menghantam guard rail sebelum akhirnya ambruk. "Untung ada pembatas jalan, kalau nggak pasti sudah jatuh ke jurang," imbuhnya.
Hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani Satlantas Polres Pacitan. Polisi masih memeriksa pengemudi minibus bernama Setyo Wibowo (31). Sedangkan korban luka berat dan ringan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Tujuannya mengantar rombongan pengantin ke Kecamatan Kebonagung. Pengemudi baru sekali ini lewat jalur tersebut sehingga belum menguasai medan. Penyebabnya diduga terlambat mengurangi gigi," terang Banit Laka Lantas Polres Pacitan Aiptu Sri Sadono.
(gik/gik)











































