Rumah Terbakar, Seorang Ibu dan Anak Tewas

Rumah Terbakar, Seorang Ibu dan Anak Tewas

- detikNews
Minggu, 04 Sep 2011 15:41 WIB
Malang - Sebuah rumah di Jalan Kauman, Dusun Bokor, Desa Pagedangan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (4/9/2011) dini hari ludes terbakar. Api yang diduga berasal dari lilin itu menewaskan dua penghuni rumah.

Dua korban tewas yakni Nurul Khoiriyah (31), dan anaknya Sahroh yang baru berusia 6 tahun, sedangkan, Bachrul Ulum (35), suami dari Nurul mengalami luka bakar dan saat ini sedang menjalani perawatan serius di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, kebakaran berawal dari pemadaman lampu secara bergilir oleh PLN di kawasan tempat tinggal korban sejak Sabtu (3/9/2011), malam. Untuk membantu penerangan pemilik rumah menyalakan beberapa lilin.

Setelah menyalakan lilin keluarga ini larut dalam keheningan, hingga tertidur pulas. "Diduga lilin menyambar perabotan lain hingga menyebabkan rumah terbakar," kata Kapolsek Turen Kompol Agus Suryoso saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Minggu siang.

Menurutnya, dua korban diduga terjebak dalam kobaran api yang membakar ruang kamar, sehingga tewas dengan kondisi terbakar, sementara korban selamat yakni Bahrul Ulum bisa meloloskan diri ketika api melahap seluruh isi kamar. "Korban selamat satu, dua meninggal," ucapnya.

Ia menduga pemilik rumah lalai disaat tengah menyalakan lilin sebagai alat bantu penerangan, setelah terlelap tidur bertiga dalam satu kamar. "Mungkin tak menyadari lilin yang menyala, membahayakan diri mereka," ujarnya.

Ia mengaku, kebakaran menimpa rumah korban baru dapat dipadamkan oleh petugas PMK Kabupaten Malang sekitar pukul 2 dini hari, sebelumnya mulai pukul 11.30 WIB api telah membakar seluruh isi rumah.

Guna penyelidikan lebih jauh terkait kebakaran ini, lanjut dia, pihaknya meminta tim Labfor Polda Jatim untuk menggelar olah tempat kejadian perkara. "Kami datangkan labfor untuk memastikan penyebab kebakaran," ujar Suryoso.

(bdh/bdh)
Berita Terkait