H+3, Enam Ribu Pemudik Padati Stasiun Besar Malang

H+3, Enam Ribu Pemudik Padati Stasiun Besar Malang

- detikNews
Sabtu, 03 Sep 2011 14:59 WIB
H+3, Enam Ribu Pemudik Padati Stasiun Besar Malang
Malang - H+3 ribuan pemudik mulai memadati Stasiun Besar Malang untuk arus balik lebaran. Sekitar 6 ribu calon penumpang bakal pulang menggunakan jasa Kereta Api (KA) tujuan Jakarta.

"Sekitar 6 ribu penumpang akan menumpang seluruh KA tujuan Jakarta dan Bandung pada H+3 ini," kata Kepala Stasiun Besar Malang Ali Afandi kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (3/9/2011).

Ribuan penumpang itu, lanjut dia, menaiki KA bisnis Gajayana, KA ekonomi Matamaja, KA bisnis Malabar tujuan Bandung, serta KA Gajayana Lebaran.

"Semua kereta berangkat bertahap, mulai pukul 14.00 WIB," sambung dia.

Ia mengaku, hari ini bisa dikatakan sebagai puncak arus balik bagi para pemudik setelah merayakan hari raya di kampung halaman. Selain itu, libur bersama tinggal satu hari lagi, yakni Minggu besok.

"Besok sudah hari terakhir libur, hari ini sebagai kesempatan kembali setelah lebaran," terangnya.

Dari pantauan detiksurabaya.com, antusias para pemudik untuk menggunakan jasa KA sangat besar, mengingat jasa angkutan ini lebih terjangkau.

Ratusan calon penumpang telah memadati halaman stasiun KA di Jalan Trunojoyo ini sejak pukul 11.00 WIB. Meskipun jadwal KA masih di atas pukul 14.00 WIB.

Pemberlakuan batas pintu masuk bagi calon penumpang sebelum menaiki KA, berimbas kepada melubernya penumpang di halaman stasiun.

"Yang boleh masuk hanya yang bawa tiket, dan ketika KA siap berangkat baru boleh masuk," ujar Hadi Santoso (35), salah satu penumpang hendak menggunakan jasa KA Matamaja.

Ali afandi mengungkapkan, aturan itu sengaja diberlakukan, agar areal parkir KA tak dijejali oleh penumpang ataupun keluarga yang mengantar.

"Ada ring 1, ring 2, dan selanjutnya. Aturan ini agar calon penumpang tak memadati areal dalam stasiun," ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh tiket KA tujuan jarak jauh telah habis terjual untuk hari ini. Jadi bagi para calon penumpang yang tak mendapatkan tiket disarankan menggunakan jasa angkutan lain.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini