Dari pengamatan detiksurabaya.com, para jamaah salat Ied ini berkumpul di dusunnya sekitar pukul 05.00 WIB. Kemudian mereka diberangkatkan ke Dusun Menganti dengan jarak 1 Km dengan menggunakan dua mobil pick up.
Menurut Sulkhan (48), pemuka Muhammadiyah dusun setempat mengatakan, hal ini dilakukannya karena jamaah salat Id sangat sedikit. Dengan demikian, mereka memutuskan untuk bergabung dengan jamaah Muhammadiyah Dusun Menganti.
"Ini kita lakukan karena jumlah kita sangat sedikit. Supaya jamaah juga bisa banyak, makanya kita gabung dengan tetangga desa," katanya kepada detiksurabaya.com disela-sela pemberangkatan salat Id, Selasa (30/8/2011).
Selain itu, Sulkhan juga mengaku untuk menghargai warga NU di dusunnya yang jumlahnya besar dan masih berpuasa pada hari ini. "Kalau kita salat Id, kita khawatir warga NU yang masih berpuasa hari ini terganggu, makanya kita salat Id di luar kampung," katanya.
Pelaksanaan salat Id pada tahun-tahun sebelumnya, lanjutnya, warga Muhammadiyah yang selalu melaksanakan salat Id dengan warga NU secara bersamaan di Masjid Al Hidayah dusun setempat.
"Warga NU di sini sangat baik dengan kita. Biasanya kita selalu bergabung Tapi karena 1 Syawal tak sama, kita salat di luar desa saja," pungkas Sulkhan
(gik/gik)











































