Ia terpaksa berlebaran di rumah sakit karena menjadi korban pembacokan. Pelakunya adalah Heri Susianto (25) yang tak lain tetangga korban yang tersinggung dengan teguran korban.
"Pelaku diduga tersinggung karena diingatkan korban," terang Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Sukimin dihubungi detiksurabaya.com, Senin (29/8/2011).
Sebelum peristiwa penganiayaan terjadi, pelaku menyulut petasan. Maklum, menjelang lebaran aktivitas serupa banyak dilakukan warga terutama anak-anak. Lantaran, tersangka melakukannya di dekat rumah korban, pria berkumis tebal yang bekerja sebagai PNS itu pun berusaha mengingatkan.
Ironisnya, kata-kata peringatan korban justru berbuah petaka. Mendengar nasihat korban, pelaku malah naik pitam. Tak hanya puas mengomel, pelaku lantas mengambil sebilah sabit dan melayangkannya ke tubuh korban. Tak sempat mengelak, korban pun bersimbah darah dan dilarikan ke rumah sakit.
Usai melampiaskan amarah, tersangka lalu meninggalkan korban begitu saja. Kasus tersebut saat ini ditangani Polres Pacitan. Sedangkan pelaku masih buron.
"Tersangka masih dalam pengejaran. Kami sekaligus masih mendalami kasus ini," pungkas Sukimin yang juga mantan Kapolsek Tulakan tersebut.
(gik/gik)










































