Akibat kecelakan itu, seorang perempuan penghuni rumah mengalami luka patah tulang. Sedangkan dari penumpang bus, tidak ada korban, karena kondisi bus sepi penumpang.
"Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB," kata Kapolsek Trowulan saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (28/8/2011).
Dari informasi yang dihimpun, Bus Baruna nopol W 7818 UY melaju dari arah Jombang ke Surabaya. Saat tiba di sekitar lokasi, tiba-tiba bus yang hanya ada pengemudi serta kernetnya saja, oleng ke kiri hingga menyereduk dua rumah satu bengkel sepeda motor dan jembatan.
Akibatnya, seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun, penghuni rumah yang berada di urutan pertama diseruduk Baruna, mengalami patah tulang tangannya. Korban luka itu dilarikan di Rumah Sakit Sakinah Mojokerto.
"Diduga kecelakaan ini karena sopirnya mengantuk," tuturnya.
Dalam kecelakaan itu, tidak menganggu arus lalu lintas dari arah Jombang menuju Surabaya. Psalnya, di jalur tersebut, arus lalu lintasnya terlihat lancar. Sedangkan, arah sebaliknya, volume kendaraan meningkat, karena banyak pengguna jalan yang mudik.
Agar tak terhindar kemacetan di jalur arah Surabaya menuju Jombang, petugas kepolisian dari Polsek Trowulan dan Polres Mojokerto melakukan pengaturan jalan.
Rencananya, Bus Baruna yang ditingggal kabur pengemudinya itu akan dievakuasi, agar tidak menganggu pemandangan pengguna jalan. Sedangkan, petugas Lantas lainnya masih memintai keterangan dari kernet bus.
(roi/fat)










































