Disergap Melawan, Penjahat Antar Kota Dihadiahi Timah Panas

Disergap Melawan, Penjahat Antar Kota Dihadiahi Timah Panas

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 16:17 WIB
Lumajang - Penjahat antarkota yang satu ini memang terbilang nekat. Da nekat melakukan perlawanan saat disergap aparat Unit Reskrim Polsek Padang, Lumajang. Akibatnya, pelaku bernama Kloyong (34), ini dihadiahi timah panas.

Kapolsek Padang AKP Mulyadi Surachmad ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com, Minggu (21/8/2011) siang menyampaikan, jika penangkapan terhadap tersangka Kloyong ini merupakan pengembangan terhadap penangkapan sebelumnya yang dilakukan petugas terhadap kaki-tangannya.

Sebelum berhasil meringkus tersangka Kloyong, petugas terlebih dulu meringkus tersangka Maryono (54), warga Desa Pujer, Kecamatan Jlebuk, Kabupaten Jember yang berdomisili di rumah istri mudanya di Desa Babakan, Kecamatan Padang.

Maryono ditangkap petugas di rumah istri mudanya dalam penyergapan singkat, seusai mendapatkan laporan terjadinya aksi pencurian di rumah Sukirno (33), pedagang yang tinggal di Dusun Darungan, Desa Barat, Kecamatan Padang.

"Dalam aksinya, Maryono yang ternyata melibatkan tersangka Kloyong ini, menerobos masuk ke dalam rumah Sukirno dengan jalan merusak jendela. Mereka menggondol motor Yamaha Mio bernomor polisi N-6015-ZP dan sejumlah pakaian sebelum akhirnya kabur melalui pintu samping rumah korban," kata AKP Mulyadi Surachmad.

Mendapati rumahnya berantakan dan motor serta pakaian amblas, korban segera melaporkan kejadiannya ke Polsek Padang. "Berdasarkan laporan itu, kami melakukan penyelidikan sampai akhirnya tertangkaplah tersangka Maryono," bebernya.

Setelah berhasil meringkus Maryono, dalam interogasi ia mengungkapkan siapa saja yang terlibat dan salah-satunya adalah Kloyong. Dengan bekal informasi itu, petugas pun melakukan pencarian terhadap Kloyong hingga berhasil memastikan keberadaannya.

"Namun, saat disergap Kloyong nekat melakukan perlawanan dan bahkan terlibat duel atau perkelahian tangan kosong dengan anggota. Kita tak mau kecolongan dan terpaksa melmpuhkannya dengan tembakan di bagian betisnya," urai AKP Mulyadi Surachmad.

Dalam kondisi terluka tembak, Kloyong kemudian dilarikan ke rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis sebelum menjalani penyidikan intensif di Mapolsek Padang.

"Dalam pemeriksaan, kedua tersangka, baik Maryono maupun Kloyong mengakui terus-terang perbuatannya. Maryono mengaku pernah ditahan di jajaran Polres Probolinggo karena kasus pencurian di wilayah Kecamatan Paiton. Komplotan ini, tercatat kawanan kelas kakap spesialis perampokan dan pencurian," jelas Kapolsek Padang.

Hal itu, masih kata AKP Mulyadi Surachmad, dibuktikan dengan pengakuan Maryono dan Kloyong yang menyebutkan telah berkomplot dengan 5 kaki-tangannya yang lain yang masing-masing bernama Khoirul dan Rudi, keduanya membawa kabur motor Yamaha Mio hasil curian di rumah Sukirno.

"Selain itu, masih ada nama-nama lain, yakni Nijar, Riaman dan Suro. Kelim kawanannya ini, maish dalam pengejaran. Dan pengakuan lainnya, kawanan ini telah 4 kali melakukan aksi perampokan di wilyah hukum Polsek Padang dan Sumbersuko. Termasuk aksi pencurian di wilayah hukum Polres Probolinggo dan Jember," tambah Kapolsek Padang.

Aksi perampokan itu, diantaranya dilakukan di Desa/Kecamatan Padang dan Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. "Kini, kami masih berkoordinasi dengan aparat Satuan Reskrim Polres Lumajang untuk mengembangkan sepak-terjang kedua penjahat ini. Termasuk, melakukan koordinasi dengan aparat Polres Probolinggo dan Jember karena ada TKP di wilayah sana," pungkas AKP Mulyadi Surachmad.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini