Waspadai 2 Titik Rawan Macet di Lumajang

Waspadai 2 Titik Rawan Macet di Lumajang

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 12:06 WIB
Waspadai 2 Titik Rawan Macet di Lumajang
Lumajang - Dua titik pasar tumpah di sejumlah ruas jalur protokol antar wilayah di Kabupaten Lumajang menjadi fokus tersendiri bagi kepolisian. Titik kemacetan yang perlu diwaspadai selama arus mudik lebaran berada di wilayah Kecamatan Ranuyoso sampai pertigaan SPBU Randuagung-Klakah.

Pasalnya, potensi kemacetan di kedua titik jalur pasar tumpah ini menjadi persoalan tersendiri selama arus mudik dan balik lebaran mendatang. Jika hal itu sampai terjadi, bukan tidak mungkin kemacetan yang terjadi akan panjang dan sulit untuk mengurainya.

Namun, keberadaan pasar tumpah itu telah diantisipasi aparat Polres Lumajang dengan melibatkan jajaran Polsek setempat, baik Polsek Ranuyoso maupun Polsek Klakah. Petugas sejak awal telah melakukan koordinasi bersama jajaran Kecamatan, untuk mengambil langkah agar tidak terjadi kemacetan.

Kapolres Lumajang AKBP Tejo Wijanarko dikonfirmasi detiksurabaya.com, Minggu (21/8/2011) pagi, menyampaikan jika jauh-jauh hari pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak terkait, baik Dinas Perhubungan, Dinas Pasar maupun dengan pihak kecamatan melalui polsek terkait.

Dari hasil koordinasi yang dilakukan, diputuskan jika untuk pasar tumpah di titik pasar Ranuyoso dan di pertigaan SPBU Randuagung yang berpotensi menyebabkan kemacetan, akan diambil langkah untuk menepikannya.

"Artinya, para pedagang tidak akan dilarang untuk melakukan transaksi jual-beli seperti biasa di sana. Hanya saja, kami meminta agar mereka merapikan lokasi dan memilih tepi jalan yang jauh dari badan jalan. Agar, tidak terjadi kemacetan di sepanjang jalur tersebut," kata kapolres.

Para pedagang tambah AKBP Tejo Wijanarko, juga akan ditempatkan di halaman rumah warga yang agak luas dan tidak mempergunakan pinggiran jalan serta badan jalan lagi yang berdampak kemacetan.

"Semetara, untuk mongkar muat dagangan juga akan diatur sedemikian rupa, agar tidak terjadi kemacetan. Guna memastikan tidak terjadi kemacetan di ruas jalur protokol penghubung antarkota itu, jajaran Polres Lumajang juga akan menempatkan 20 orang personel secara bergantian di setiap titik pasar tumpah, untuk mengatur arus lalu-lintas di sepanjang jalur tersebut," pungkas Kapolres Lumajang.

(bdh/bdh)
Berita Terkait