Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, kecelakaan berawal dari bus Puspa Indah membawa 15 penumpang melaju dengan kecepatan tinggi dari barat (Jombang). Setiba di tikungan hutan Desa Slatri, laju bus belum diketahui identitas pengemudinya ini berpapasan dengan truk tangki dari arah berlawanan.
Usaha untuk menghindar dari tabrakan, diduga sopir bus berusaha membanting kemudi ke arah kiri sehingga mengakibatkan kendaraan keluar badan jalan, dan langsung terjun ke jurang sedalam 60 meter.
"Ada out of control ketika bus berpapasan dengan truk di tikungan yang sempit, hingga laju bus keluar dari jalan dan masuk jurang," kata Kasatlantas Polres Malang AKP Erwin Aras Genda saat dihubungi melalui telepon genggamnya.
Tikungan Desa Slatri yang berada di tengah hutan atau perbatasan dengan Kecamatan Ngantang dan Kasembon merupakan tikungan yang sempit serta rawan kecelakaan, pengemudi harus ekstra hati-hati bila melalui jalan ini.
"Jalannya kecil, jika laju kendaraan kencang akan kesulitan," ujar Ahmad (35), warga setempat kepada detiksurabaya.com di ujung telepon.
(bdh/bdh)










































