Dari pantauan detiksurabaya.com, pengguna jalan yang melintas harus memutar balik mencari jalan alternatif. Karena di sudut-sudut kampung selalu dipasang tanda ada kegiatan warga.
Seperti di Kelurahan Pepelegi Waru, Sidoarjo, pengguna jalan harus rela mencari jalur alternatif karena tiap gang selalu ditutup untuk acara tasyakuran.
Hal yang sama dilakukan warga di kawasan Surabaya Selatan. Seperti kawasan Rungkut, Jemursari, Injoko, Gayungan dan Pagesangan. Meski pengendara sudah mengambil jalur tikus, namun tetap saja ada penutupan jalan.
"Lupa kalau malam ini ada malam tasyakuran HUT RI. Kalau tahu gini, saya tidak akan keluar rumah," keluh Hidayat (52) saat melintas di kawasan Pagesangan, Selasa (16/8/2011).
Sementara acara tasyakuran di beberapa tempat selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka menggelar tumpeng dan tikar di tengah jalan.
(fat/fat)











































