"Pengajuan remisi dilakukan untuk semua warga binaan yang memenuhi syarat untuk mendapatkannya, termasuk juga Cholily dan Hendrawan," kata Kalapas Kelas I Lowokwaru Djoko Wibowo Haryono saat berbincang dengan detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Jumat (12/8/2011).
Menurutnya, Cholily tercatat telah menjalani hukuman sekitar 5 tahun, setelah tertangkap Densus 88 di perbatasan Semarang-Demak pada 9 Nopember 2005 silam. Dalam remisi ganda tahun ini, warga Jodipan Gang I, Kota Malang itu mendapatkan potongan masa tahanan selama 3 bulan.
Remisi juga akan diberikan kepada Hendrawan (45), WN Singapura yang merupakan perancang bom Bandara Changy Singapura tahun 2003 silam. Dia mendapatkan potongan masa tahanan yang sama dengan Cholily. "Hendrawan sama dengan Cholily mendapatkan remisi selama 3 bulan," imbuhnya.
Secara keseluruhan remisi diberikan kepada 821 warga binaan yang menjalani hukuman di lembaga permasyaratan yang dipimpinnya. Untuk remisi ganda tahun ini pihaknya sengaja mengajukan untuk seluruh warga binaan. "Seluruhnya kita ajukan yang memenuhi syarat, ada juga yang tidak," bebernya.
Ia menuturkan, warga binaan yang menjalani penahanan 6-12 bulan diberikan remisi 1 bulan, sedangkan di atas 12 bulan mendapat remisi dua bulan. "Remisi atau potongan masa tahanan, diberikan sesuai masa penahanan," tuturnya.
Sementara Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Malang Djoko Hikmadi mengungkapkan, remisi kepada 821 warga binaan di Lapas Kelas I Lowokwaru merupakan remisi terbanyak di wilayah Jawa Timur Jatim.
"Lowokwaru yang terbanyak, mengingat penghuni disana juga melebihi kuota. Pihaknya sendiri hanya berkapasitas memberikan persetujuan sesuai dengan rekomendasi lapas tersebut," ungkapnya terpisah.
Ia menambahkan, penerima remisi kedua terbanyak adalah Lapas Kelas I Surabaya yakni 657 warga binaan, disusul Lapas Kelas IIB Banyuwangi sebanyak 251 warga binaan, Lapas Kelas I Madiun sebanyak 239 warga binaan, serta Lapas Medaeng sebanyak 135 warga binaan. Sementara yang terkecil menerima remisi adalah Lapas Kelas II Nganjuk sebanyak 13 warga binaan.
"Kalau ditotal semua mencapai 5.123 warga binaan," ungkapnya.
(bdh/bdh)











































