Dua korban tewas yakni Sri Sutaji (55) pengendara motor Honda Supra nopol
N 2197 VB warga Desa/Kecamatan Sukorejo dan Adam Chaesar Surya Praja (21) pengendara Kawasaki Ninja warga Desa Karangrejo Kecamatan Gempol. Jenazah keduanya kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil.
Sedangkan korban luka yang dirawat di UGD RSUD Bangil yakni Alifah Hasan (44) seorang PNS di BKKBN yang juga istri Sri Sutaji dan Solih (35) warga Pandaan, yang saat kejadian berboncengan dengan Adam. Alifah menderita patah kaki dan Solih menderita luka bagian wajah.
"Dua korban luka yang mengendarai Honda Grand sedang dirawat di RS Masyitoh (Bangil), sementara pengendara Honda Vario dilarikan ke Malang (RSSA). Ketiganya belum diketahui identitasnya," kata Asmono seorang petugas dari Unit Lantas Polsek Beji yang berada kamar mayat RSUD, Jumat (12/8/2011).
Dari keterangan yang diperoleh di lapangan, kecelakaan bermula saat pengendara motor Honda Vario yang melaju dari arah selatan mendadak menghentikan motornya. Bertepatan dengan itu dari arah belakang melaju dengan kencang motor Kawasaki Ninja. Tabrakan pun tak bisa dihindari.
Naasnya, dua motor yang terlibat tabrakan kemudian menghantam dua motor yang melaju dari arah berlawanan (utara), yakni Honda Supra dan Astrea Grand.
"Motor Vario berhenti mendadak, Adam tak bisa mengendalikan motornya dan langsung nabrak," kata Solih di ruang UGD.
Sementara Alifah mengatakan, tiba-tiba motor yang ia kendarai bersama suaminya dihantam motor dari arah berlawanan. "Tiba-tiba kami ditabrak dan saat sudah ngak ingat apa-apa lagi waktu itu," katanya sambil memegang kakinya yang patah.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan. Sementara pihak keluarga masih bertadangan ke RSUD Bangil, baik ke kamar mayat maupun UGD.
(fat/fat)











































