BBPOM Temukan Puluhan Mamin Tidak Layak Jual

BBPOM Temukan Puluhan Mamin Tidak Layak Jual

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2011 16:35 WIB
BBPOM Temukan Puluhan Mamin Tidak Layak Jual
Malang - Razia makanan dan minuman gencar dilakukan di seluruh daerah menjelang lebaran, termasuk di wilayah Kota Malang. Di kota dingin ini Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) bersama dinas kesehatan menemukan puluhan produk tidak layak edar.

Produk mayoritas makanan itu kemudian disita untuk dilakukan pemusnahan. Ada 8 titik lokasi yang menjadi sasaran razia empat petugas. Empat lokasi itu diantaranya Supermarket Afan Jalan Danau Toba Kecamatan Kedungkandang, serta pusat grosir Utama Jalan dr Cipto.

Di dua lokasi itu puluhan makanan jenis kaleng serta kemasan lain diketahui tak memiliki izin edar dan habis masa beredar. Bahkan satu keju diketahui tak memiliki izin edar. Pada kemasan produk berisi 12 lembar keju itu tertera jelas bahwa produk itu tidak diperbolehkan dijual di toko maupun supermarket.

"Ini tak mau boleh dijual pak, kenapa masih berada di sini," ujar petugas kepada pemilik toko, Rabu (10/8/2011).

Melihat salah satu barang dagangannya ditemukan ilegal, Agus Margono (50), pemilik toko kelimpungan. Lelaki ini kemudian berdalih bahwa dirinya tak mengetahui produk itu sampai berada di rak tempat barang dijajakan.

"Saya juga gak mengerti mengapa berada di sini, karena setiap barang yang dijual selalu melalui kontrol kami," ujarnya kepada detiksurabaya.com.

Tidak menunggu lama petuga selanjutnya memungut seluruh barang tersebut, guna dilakukan penyitaan. Pemilik toko sendiri sempat meminta untuk menunggu dahulu pengantar produk mendatang tempat usahanya.

"Tunggu yang ngantar barang datang ya bu," ujarnya seraya memohon.

Menurut Titik Mujiati, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang razia bersama BBPOM ini telah menemukan puluhan produk makanan tak layak jual. Barang-barang itu bahkan telah habis masa edar sekitar 3 bulan lalu.

Sepertinya banyak pemilik usaha tetap menjajakan barang tersebut menjelang lebaran. "Sudah jelas masa edar habis tapi tetap saja dijual," bebernya.

Dirinya mengaku, semua barang tak layak edar akan dimusnahkan oleh pemilik toko sendiri, yang disaksikan langsung petugas.


(fat/fat)
Berita Terkait