"Penumpangnya adalah tiga orang ini. Mereka tewas seketika di lokasi akibat terjepit bodi mobil yang penyok. Selanjutnya kita bawa ke rumah sakit," kata Kapolsek Bandar Kedungmulyo AKP Kasyanto kepada wartawan di lokasi, Selasa (9/8/2011).
Pengamatan detiksurabaya.com di lokasi, posisi mobil tersebut berada tepat di mulut lokomotif KA Rapih Dhoho yang menabraknya dengan kecepatan tinggi. Bodi mobil ringsek sebelah kiri dan ke tiga korban tewas terjepit di dalamnya.
Informasi yang berhasil dihimpun detikSurabaya.com menyebutkan, ke tiga korban tersebut yakni, Chery Adi Suryono (27), warga Gubeng Masjid Gang 4/60, Desa Pacarkeling Kecamatan Tambaksari Surabaya dan Molana Suhadah (25) warga Juwingan Gg I no 11 RT 09 RW 11 Surabaya.
Sementara korban tewas yang paling parah dengan luka di kepala adalah Muhamad Kusnul Yakin (36), warga yang berlamat di Jalan Raya Bangsri No 27 A Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. "Dia posisinya sebagai sopir dan terjepit," ujar Kasyanto.
Ketiga korban tewas ini, lanjut Kasyanto rata-rata mengalami luka serius di bagian kepala dan perut. Proses evakuasi sangat sulit karena bodi mobil masih tertancap di lokomotif kereta. "Sekitar tiga jam baru berhasil dievakuasi. Tapi tetap tewas," imbuhnya.
Kecelakaan yang menewaskan tiga orang tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB di perlintasan KA tak berpintu. Kecelakaan melibatkan kereta api (KA) dan sebuah mobil terjadi di salah satu pintu perlintasan Dusun Wonorejo, Desa Mojokambang, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Dalam peristiwa ini, tiga penumpang mobil tewas karena terjepit. Kendaraan pun sempat terseret 500 meter.
(bdh/bdh)










































