Jelang Lebaran, Pemkab Pacitan Waspadai Penyakit Anthrax

Jelang Lebaran, Pemkab Pacitan Waspadai Penyakit Anthrax

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2011 17:42 WIB
Pacitan - Tingginya permintaan daging menjelang lebaran berpotensi menyebabkan penularan sejumlah penyakit berbahaya, seperti anthrax. Beragam upaya pun dilakukan untuk mencegah berjangkitnya penyakit pada sapi masuk ke Pacitan.

Selain memperketat pengawasan lalu lintas ternak di perbatasan, dinas terkait juga secara rutin mengadakan pemeriksaan ke pasar hewan yang ada. Hal itu merupakan reaksi atas temuan wabah anthrax di wilayah Sragen, Jawa Tengah baru-baru ini.

"Apalagi sekarang Sragen sudah positif. Lha tidak tertutup kemungkinan kalau pengawasan kita kendor bisa sampai ke Pacitan," kata PLT Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Pacitan, drh Mohammad Yunus kepad wartawan saat sidak daging di Pasar Arjowinangun, Selasa (9/8/2011) siang.

Meskipun jarak antara Kabupaten Pacitan dengan Sragen cukup jauh, namun menurut Mohammad Yunus, potensi penularan tetap ada.

Pasalnya, tingginya permintaan daging menjelang lebaran memungkinkan produksi daging dari Sragen dikirim ke daerah sekitar. Termasuk ke Wonogiri yang berbatasan dengan Kabupaten Pacitan. Hal ini membuka peluang terjadinya penularan. "Ya lewat Wonogiri itu yang paling memungkinkan. Makanya kita upayakan pengamanan akan diperketat lagi," tandasnya.

Terkait hasil sidak ke sejumlah pasar, lanjut Yunus, kondisi daging yang dijual secara umum cukup baik. Belum ditemukan peredaran ayam tiren maupun daging sapi glonggongan.

Kasus yang banyak ditemukan adalah pencampuran daging dan jerohan yang dijual pada tempat yang sama. Padahal, praktek tersebut sangat tidak sehat, karena beresiko menyebabkan tertularnya daging oleh bakteri yang terdapat pada jerohan.

(bdh/bdh)
Berita Terkait