Setelah mengawali buka puasanya dengan buah kurma atau buah-buahan lainnya yang rasanya manis, dilanjutkan dengan minum cincau hitam yang sudah diberi gula merah. Selain dipercaya mengandung sejumlah mineral dan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh manusia, juga dinilai praktis dalam penyajiannya.
"Kalau bulan Ramadan, kebutuhan cincau naik tajam. Sudah menjadi kebutuhan favorit bagi warga muslim di sini," kata Sudarmo (46), kepada detiksurabaya.com di sela-sela kesibukannya membuat cincau hitam, Selasa (9/8/2011).
Warga Dusun Pateringan Barat Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep ini nyaris kewalahan menerima pesanan cincau. Bila pada hari biasanya hanya beromzet tak lebih dari Rp1 juta atau dengan bahan 0,5 kwintal cincau. Namun, selama memasuki bulan Ramadan mampu mencapai Rp6 juta atau dengan bahan baku 1,5 kwintal setiap harinya.
Selama bulan Ramadan, bapak dua anak ini mempekerjakan 10 orang karyawan. Para pekerjanya direkrut dari tetangga dekat dan famili. Pada hari-hari biasa hanya mempekerjakan 2 sampai 3 orang, namun bila pada musim hujan sementara tidak memproduksi.
"Kalau musim hujan tidak ada yang butuh cincau," terangnya.
Proses pembuatan cincau tidaklah sulit. Hanya, bahan bakunya harus di datangkan dari Solo, Jawa Tengah, seperti sako aren dan pohon cincau. Sedangkan bahannya lainnya ada dipasaran Sumenep.
"Proses pembuatannya dengan cara direbus dua kali. Lalu, air rebusan itu didinginkan selama 1,5 sampai 2 jam dengan menggunakan blek bekas. Nah! sudah jadi cincau hitam," terangnya.
Setiap harinnya mampu memproduksi sekitar 250 sampai 288 blek atau setara dengan nilai uang Rp 6 juta. "Setiap blek bekas migor itu saya jual Rp 20 ribu. Jadi, setiap harinya kurang lebih beromzet Rp 6 juta," tegasnya.
Dirinya mengaku tidak kesulitan dalam memasarkan cincau hitam tersebut. Sebab, sebagian besar warga mengambil sendiri ke rumahnya dan pelanggannya sudah tersebar diberbagai pelosok desa dan kecamatan. Mayoritas pelanggannya dari wilayah timur daya.
Semisal Kecamatan Batang-Batang, Batuputih, Ambunten, Dasuk dan Dongkek. Bahkan, di wilayah kota juga mulai ramai membeli menjelang buka puasa.
(fat/fat)











































