Supriyanto, warga Kelurahan Dandangan Kota Kediri yang tokonya disatroni mencabut laporan pada Kamis (4/8/2011) petang setelah ada permintaan maaf dari Supriyatin.
Supriyatun datang bersama anak menantunya, Bambang, perangkat Kelurahan Gayam, serta disaksikan ketua RT setempat dan petugas Polsek Kediri Kota.
Dihadapan para perangkat kelurahan dan petugas kepolisian, Supriyatun juga berjanji tidak mengulang perbuatannya. "Semua perkara sudah selesai, tidak ada lagi masalah," kata Kanit Reskrim Polsek Kediri kota AKP Sucipto kepada detiksurabaya.com usai menyaksikan mediasi dari rumah Supriyanto.
Menurut Sucipto, dengan pemberian maaf korban terhadap Supriyatun berarti semua masalah telah selesai. "Tadi korban langsung melakukan pencabutan laporannya," terang Sucipto.
Diberitakan sebelumnya, Supriyatun digelandang ke kantor polisi karena kepergok mencuri 10 Kg beras dari toko milik Supriyanto, Rabu (3/8/2011) pagi.
Tersangka kepada polisi mengakui terpaksa mencuri karena anak-anaknya membutuhkan makan. Tersangka harus menanggung beban hidup anaknya seorang diri karena ditinggal meninggal suaminya.
(gik/gik)










































