Dari pengamatan detiksurabaya.com, aksi anarkis yang dilakukan massa dipicu emosi dugaan kasus kekerasan seorang perempuan bernama Siti Aisyah (14). Meski sempat dilerai, namun massa tetap beringas dan merusak satu unit mobil.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga menuding salah seorang oknum anggota TNIini telah melakukan penganiayaan kepada korban hingga menyebabkan korban dirawat di RSUD Jombang. Warga yang marah dengan kelakuan oknum tersebut akhirnya meluapkan kekesalan dengan mendatangi rumah Serma SW dan merusaknya.
"Anggota TNI ini telah melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Makanya warga tidak terima," kata Suwandi, warga setempat kepada wartawan di lokasi, Rabu (3/8/2011).
Bahkan beberapa warga berteriak akan mengancam dan terus melakukan sweeping jika oknum anggota TNI tersebut tak segera diproses secara hukum.
"Minggato teko kene (menyingkirlah dari desa ini). Kamu harus diproses secara hukum," teriak salah satu warga sambil melempari rumah Serma SW.
Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam aksi massa tersebut. Saat pengrusakan terjadi, pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Sementara beberapa aparat keamanan dari Polsek dan Koramil Perak langsung mengamankan lokasi kejadian.
(fat/fat)










































