Giliran Puskesmas Jadi Korban Perampok Bercadar

Giliran Puskesmas Jadi Korban Perampok Bercadar

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 12:41 WIB
Malang - Aksi perampokan kembali mengguncang wilayah Kota Malang. Setelah seorang pedagang ternak menjadi korban, kini memasuki puasa kedua para perampok bercadar melakukan aksinya di sebuah Puskemas pembantu Bandungrejosari.

Puskesmas pembantu Bandungrejosari di kawasan Jalan Kemantren III, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ini disatroni lima perampok. Mereka beraksi Selasa (2/8/2011), sekitar pukul 02.00 WIB, dengan jalan merusak jendela belakang kantor.

Usai membobol jendela belakang puskesma, pelaku dengan cepat melumpuhkan tiga perawat yang saat itu tengah bersiaga di puskesmas tersebut. Ketiga korban disekap dan diikat menggunakan tali. Melihat para korban tak berdaya, para pelaku kemudian menguras harta benda korban.

"Tiga perawat disekap tengah berjaga, mereka juga diikat menggunakan tali. Ketiga motor korban pun dibawa kabur pelaku," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Agus Salim dihubungi detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya.

Agus menambahkan, untuk menutupi identitasnya para pelaku mengenakan cadar, sebagian diantaranya hanya menutup bagian mulutnya saja. Diduga kuat pelaku sangat menguasai kondisi tempat kejadian.

"Sebagian dari pelaku hanya menutup bagian mulutnya saja," imbuh Agus.

Ketiga korban sendiri melapor ke polisi setelah berhasil melepaskan ikatan. Aparat kepolisian dari Polres Malang Kota sendiri baru menggelar olah tempat kejadian perkara sekitar pukul 08.00 WIB. "Masih kita kembangkan dari hasil olah TKP," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Eni Sekar mengaku baru mengetahui kejadian itu Selasa subuh. Dia hingga kini belum mengetahui barang-barang yang dijarah pelaku perampokan.

"Iya saya dapat info tadi subuh dari kepala puskesmas, apa saja yang hilang, baru mau saya cek ini," ungkap Eni ditemui detiksurabaya.com di DPRD Kota Malang Jalan Tugu.

(bdh/bdh)
Berita Terkait