Mahasiswa Malang Desak SBY Mundur

Mahasiswa Malang Desak SBY Mundur

- detikNews
Senin, 18 Jul 2011 12:34 WIB
Mahasiswa Malang Desak SBY Mundur
Malang - Mahasiswa yang tergabung pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Malang menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mundur dari jabatannya. SBY dianggap buruk dalam menjalankan roda pemerintahan.

Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa ini digelar di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (18/7/2011) siang.

Mahasiswa juga menuliskan aspirasinya pada spanduk besar yang dibawa selama aksi. Selain itu mereka juga membawa poster bertuliskan, "Jargon SBY Hanya Bualan, Tentang Katakan Tidak Pada Korupsi". Beberapa mahasiswa juga memakai topeng yang mirip dengan wajah orang nomor satu di Negara Republik Indonesia itu.

Dalam orasinya mahasiswa menyebutkan beberapa kasus korupsi mandeg tanpa kejelasan, seperti kasus Bank Century yang menelan kerugian negara sebesar Rp 6,3 triliun, mahalnya biaya pendidikan, serta kasus wisma atlet yang menguntungkan para petinggi Partai Demokrat.

Mahasiswa juga menyoroti masih tingginya angka kemiskinan mencapai 30 juta orang sesuai data BPS. Begitu juga dengan menjamurnya pasar modern yang mengancam para pedagang di pasar tradisional. "Pemerintah kita seolah buta melihat fakta ini," ujar mahasiswa.

Di akhir orasi mahasiswa menuntut penegakkan hukum pada kasus korupsi, meminta Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) tidak impoten dalam menyelesaikan kasus-kasus korupsi, serta mendesak pemerintah mewujudkan pendidikan gratis dan kebijakan ekonomi yang pro rakyat.

"Kita minta SBY secara ksatria mundur dari jabatannya jika tak mampu melakukan itu," terang Ident Robert Ulum Ketua PMII Cabang Malang kepada detiksurabaya.com disela aksi.

Mahasiswa juga akan mendesak DPRD Kota Malang mendukung segala tuntutannya mereka serta membuat rekomendasi untuk dikirimkan kepada DPR RI. Karena sebagai warga negara di daerah suara atau aspirasi ini akan disampaikan kepada para wakil yang duduk di DPRD. "DPRD juga kita minta mendukung kami," ujar mahasiswa Fakultas Tekni Universitas Brawijaya ini.

Sebelumnya, mahasiswa mengawali aksinya dengan menggelar longmarch dari Stadion Gajayana yang berjarak sekitar 1,5 kilometer. Selama aksi puluhan aparat kepolisian bersiaga untuk mengamankan unjuk rasa ini.

(bdh/bdh)
Berita Terkait