KONI Jatim Bantah Ada Makanan Basi di Porprov

KONI Jatim Bantah Ada Makanan Basi di Porprov

- detikNews
Minggu, 17 Jul 2011 17:59 WIB
Surabaya - Ratusan atlit pencak silat di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mengalami mual dan pusing usai menyantap nasi yang diberikan panitia. Makanan tersebut diduga basi. Namun, keluhan official dan atlit tersebut dibantah KONI Jatim.

"Nggak ada. Saya sendiri di sini (lokasi Porprov di Kediri), nggak ada masalah," kata Ketua Pengurus Besar (PB) Porprov Jatim, Dhimam Abror Djuraid, Minggu (17/7/2011).

Ironisnya, dari pengakuan para atlit dan official, pengiriman makanan basi sudah dilakukan sejak 3 hari lalu. Namun panitia sekan tidak peduli dengan laporan makanan basi yang dikeluhkan.

Bahkan saat menjelang pertandingan pencak silat, pada siang tadi, para atlit belum mengkonsumsi makan siang karena takut keracunan apabila makan makanan dari panitia tersebut.

Official dari berbagai kota/kabupaten ini akhirnya beramai-ramai memprotes panitia yang kebetulan di lokasi pertandingan pencak silat untuk mengurus akomodasi atlit.

"Ini bu silahkan makan sendiri, makanan seperti kok diberikan, itu lihat banyak atlit saya yang sakit, kalau seperti ini siapa yangbertanggung jawab," kata salah seorang official memprotes pengurus KONI Jatim.

Untuk melampiaskan kejengkelannya, salah satu official cabor pencak silat menyodorkan makanan basi tersebut ke official. Panitia Porprov pun terlihat menutup hidungnya.

"Kalau seperti ini yang dirugikan atlit kita mas, masa makanan basi diberikan ke kita, itu makanan basi biar dimakan panitia," kata salah satu official cabor pencak silat kabupaten Sumenep.

Meski dengan temuan makanan basi dari official dan atlit pencak silat, KONI Jatim bersikukuh tidak ada masalah terkait konsumsi di arena porprov.

"Mulai tadi siang sudah saya lihat semua, semuanya sudah diselesaikan KONI Jatim. Sudah tidak ada masalah," jelas Dhima yang juga menjabat sebagai Ketua Harian KONI Jatim.

(roi/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini