Para pelaku yang berjumlah 8 orang masuk ke rumah dengan cara mencongkel jendela depan yang berada di dekat pintu. Setelah berhasil mereka menuju kamar tidur korban. Mereka lantas masuk ke kamar dan langsung membekap H Toha yang saat itu sedang tidur bersam istrinya, Hj Kholimah.
Kedua korban langsung dipukuli agar mau menunjukkan letak harta bendanya. Akibatnya kedua korban mengalami luka di di sekujur tubuhnya.
"Mereka masuk ke kamar dan membekap kami. Kami dipukuli karena tak mau menunjukkan kunci kendaraan dan letak perhiasan," kata H Toha di rumahnya.
Karena takut diancam, korban akhirnya menuruti kemauan para perampok. Ia harus rela harta bendanya ludes dibawa para perampok. "Setelah kami tunjukkan, kami langsung disekap," imbuhnya.
Akibat perampokan itu, sebuah mobil Kijang Innova hitam bernopol N 1699 VA milik korban raib. 1 Unit sepeda motor Supra-X nopol N 5423 VL dan 1 unit motor Vario nopol N 2436 OD juga amblas. Sedangkan perhiasan senilai Rp 80 juta dan uang tunai Rp 40 juta ikut dibawa perampok.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Dari TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah tas abu-abu, tali rafia 1 botol air mineral yang diduga milik pelaku.
"Penyelidikan masih terus dilakukan. Kami berharap para pelaku secepatnya teridentifikasi," kata Kasubbag Humas Polres Pasuruan saat dikonfirmasi.
(fat/fat)











































